Hapus Tweet Soal Penyerang Mabes Polri, Arie Untung Makin Dihujat Netizen



Darirakyat.com - Penyerangan Mabes Polri di Jakarta oleh terduga teroris Zakiah Aini yang terjadi pada Rabu, 31 Maret 2021, menuai banyak perhatian publik.

Dari netizen biasa, tokoh politik, hingga selebritas turut angkat bicara terkait peristiwa tersebut.

Salah satunya ada artis Arie Untung yang turut berkomentar perihal rekaman CCTV yang ia nilai janggal.

Suami Fenita Arie itu heran dengan kamera CCTV yang menurutnya kok bisa secara kebetulan sangat pas merekam aksi sang pelaku penyerangan Mabes Polri.

“Kamerannya bukan cctv mungkin lagi iseng atau indigo ngeshoot lahan parkir, eh nggak tahunya ada kejadian tak terduga. Kok bisa pas record sebelum baku tembak,” tulis Arie Untung dalam tweet-nya.

Lantaran tweet-nya tersebut, Arie kemudian banjir hujatan oleh para netizen karena dianggap meragukan kebenaran soal aksi terorisme tersebut.




Saking banyaknya hujatan, Arie Untung diketahui sampai menghapus cuitannya tersebut.

Namun, netizen yang telanjur kesal rupanya tak segera berhenti di situ. Banyak dari mereka yang justru menulis cuitan-cuitan baru yang khusus ditujukan untuk lelaki berusia 45 tahun itu.

Salah satunya adalah akun @_GoldenAngel_ yang menyebut tindakan Arie Untung menghapus cuitannya sebagai sebuah sikap pengecut.

“Setelah bikin hasutan, terus dihapus. Mental pengecut lu @ArieKuntung,” tulisnya, dikutip dari Suara.com, jaringan terkini.id.

Kontan cuitan dari @_GoldenAngel_ itu mendapat banyak komentar dan retweet dari netizen lainnya.

“Miris. Say akerja di kilang, full cctvv. Ada yang fixed dan yang juga ptz (pan tilt zoom). Kalau ada insiden, tinggal recall memory cctv yang tersimpan otomatis di server. Done. @ArieKuntung mainnya kurang jauh,” kata @Nusanta28872448.

“Arie ini sering lho bikin blunder kayak gini. Ini jelas menyudutkan Polri. Sekali-sekali ajak ngopi di Mabes nih orang pak @DivHumas_Polri. Tuman!!,” imbuh akun @Nusantaraku01.

“Kalau kameranya cctv nanti bakal dikomen, ‘Kok pas bener kejadiannya ngadep ke kamera cctv?’ Kalau nggak mau dikatakan sebagai bagian atau pembela dari teroris, kenapa bikin opini yang seolah-olah membenarkan perbuatan kejam teroris? Sudah gitu aja,” komentar akun @@rivaldiprayg. (makassar.terkini.id)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel