Pentolan 212 Tuding soal PPKM Darurat buat Tutupi Kegagalan Haji, Disinyalir Dananya Dipakai



Darirakyat.com - Wakil Sekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin mengomentari kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang diterapkan sejak 3 hingga 20 Juli 2021.

Novel menuding, penerapan PPKM Darurat merupakan kebijakan politik untuk menutupi kegagalan pemberangkatan calon jemaah haji beberapa waktu lalu.

"Menutupi kegagalan jemaah haji yang tidak berangkat, disinyalir dananya dipakai,” kata Novel dikutip dari jpnn.com melalui pesan singkat, Minggu (4/7/2021).


Novel juga menuding, penerapan PPKM Darurat itu diduga kuat permainan bisnis di bidang kesehatan.

"(Diduga) ada permainan bisnis yang sangat menguntungkan di bidang kesehatan,” ujar Novel yang juga pernah menjadi jubir gerakan 212 ini.

Di sisi lain, Novel juga menyoroti kondisi saat ini yang ramai-ramai melakukan swab test, PCR, dan vaksinasi COVID-19.

"Yang terjadi adalah orang sudah divaksin dua kali pun malah terkena virus corona itu sendiri,” ucap Novel.

Tak hanya itu, Novel menyoroti bandara-bandara di Indonesia yang tidak ditutup, sedangkan masjid ditutup. Menurutnya, hal tersebut keputusan yang meresahkan.

Novel meminta, agar tidak terjadi keresahan perlu diadakan dialog nasioanl lewat virtual dengan melibatkan elemen masyarakat, tokoh.

"Bersama mengambil sikap yang pasti dan tegas, bukan semaunya, apalagi PPKM diketuai oleh orang tidak sama sekali mewakili rakyat,” tutur Novel. (wartaekonomi.co.id)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel