Friday, 15 December 2017

Disangka Sopir Taksi Online, Pria yang Jemput Istri di Mal Ini Digebrak dan Diteriaki Satpam, Simak Videonya…


Darirakyat.com - Perseteruan antara taksi online dan konvensional menyebabkan kerugian bagi warga.

Seperti yang terjadi di Tunjungan Plaza (TP) 1 Surabaya, Kamis (14/12/2017) kemarin. Petugas keamanan di pusat perbelanjaan itu disebut melakukan persekusi kepada seorang pria yang dikira sopir taksi online.

Kejadian ini diungkapkan oleh Christian Rudianto di Facebook E100. Dia mengunggah sebuah video perihal kasus persekusi tersebut.

“Kejadian pengeroyokan oleh oknum taxi konvensional dan security Tunjungan Plaza 1 dengan penjemput keluarga yang dikira Taxi online,” tulis akun tersebut di Facebook.

Menurutnya, kejadian bermula ketika korban berniat menjemput istrinya yang berbelanja di TP 1. Dia mengendarai sebuah mobil kecil dan berada di lobby penjemputan.

Saat menunggu istrinya, seseorang mengetuk kaca mobil samping kiri dengan keras.

Orang ini juga menyuruhnya pergi memutar. Padahal, saat itu ia melihat istrinya berjalan mendekati mobil.

Saat itu ia juga sudah menjelaskan bahwa akan menjemput istrinya. Namun, pria yang mengetok kacanya malah marah dan memaki. Perselisihan dan perkelahian pun tak dapat dihindarkan.

Ternyata salah satu oknum yang mengusirnya adalah petugas security yang bekerja di TP 1. Kasus tersebut akhirnya dibicarakan di dalam ruangan.

Dilihat dari video berdurasi 4 menit 51 detik tersebut, security bersangkutan tak merasa bersalah. Bahkan, pria berbaju merah ini malah menantang ketika korban menjelaskan duduk perkara.




Postingan ini pun memancing banyak komentar bernada geram.

Diantara beragam komentar yang ada, pemilik akun Tan Purnomosidi yang diduga sebagai Minarto Sutandi Purnomosidi memberikan klarifikasi.


Akun ini mewakili pihak TP untuk meminta maaf atas perlakuan driver taksi konvensional dan oknum security. Dijelaskan pula bahwa security tersebut tak lagi bekerja di lingkungan TP.

Pernyataan dari pihak Tunjungan Plaza. 


Sumber: medan.tribunnews.com

Comments
0 Comments

0 comments