Friday, 15 September 2017

Eggi Sudjana: Saya Raja Demo Enggak Perlu Pakai Saracen, Saya Merasa Dikriminalisasi Setelah Bela Habib Rizieq


Darirakyat.com JAKARTA - Pengacara Eggi Sudjana merasa difitnah namanya dikaitkan dalam sindikat penyebar dan pemesan ujaran kebencian di media sosial atau berita palsu (hoax) yang dilakukan kelompok Saracen.

Eggi merasa menjadi korban fitnah dalam kasus Saracen karena namanya tercantum sebagai dewan penasihat.

Sampai saat ini, penyelidikan kepolisian belum menemukan adanya keterlibatan Eggi dalam kasus Saracen.

"Mana hasil penyelidikan polisi? Tolong temukan hasil penyidikan kepolisian keterlibatan Eggi Sudjana, kalau ada boleh undang panggil saya," ujar Eggi di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (14/9/2017).

Eggi mengatakan tak pernah menandatangani segala yang berkaitan untuk meresmikan Saracen.

Eggi merasa ada upaya kriminalisasi, setelah membela pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Shihab.
"Perhatikan setelah membela Habib Rizieq muncul situasi seperti ini. Karena sangat bertepatan setelah membela Habib Rizieq dulu-dulu tidak seperti ini," ujar Eggi.

Eggi pun mencontohkan, tokoh-tokoh lain yang telah diproses hukum oleh polisi.

Misal, Alfian Tanjung yang ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Tanda Perdamaian Nasution .

Kemudian, Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam Muhammad Al Khaththath dalam kasus dugaan makar.

Eggi pun mencontohkan, tokoh-tokoh lain yang telah diproses hukum oleh polisi.

Misal, Alfian Tanjung yang ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Tanda Perdamaian Nasution .

Kemudian, Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam Muhammad Al Khaththath dalam kasus dugaan makar.

Kasus Jon Riah Ukur Ginting atau Jonru yang dilaporkan atas tuduhan ujaran kebencian, serta kasus dugaan pornografi yang telah menetapkan Rizieq sebagai tersangka.

"Apakah situasi ini, pesanan dari Presiden? Saya diperiksa. Dugaan saya, kalau tidak, kenapa saya diginiin sama Sekretariat Nasional Jokowi?" ujar Eggi.

Dalam satu situsnya, Saracen menuliskan sejumlah nama yang masuk ke dalam struktur kepengurusan, dari dewan penasihat, sekretaris, media informasi, hingga koordinator grup.

Eggi Sudjana tercantum sebagai dewan penasihat Saracen bersama purnawirawan TNI Ampi Tanujiwa.


https://www.kaskus.co.id/thread/59bbfca6529a4522348b4569/eggi-sudjana-merasa-dikriminalisasi-setelah-bela-habib-rizieq/



Eggi Sudjana: Saya Raja Demo Enggak Perlu Pakai Saracen

Eggi Sudjana menyatakan dirinya adalah seorang demonstran yang suka berterus-terang. Karena itu, kata dia, perlawanan yang dilakukannya bukan model Saracen.

"Saya ini demonstran, bahkan saya dijuluki raja demo tahun 1980-an. saya enggak perlu pakai model Saracen-Saracen. Saya lawan terang-terangan," kata Eggi Sudjana saat ditemui di kantor firma hukumnya di Jalan Tanah Abang III, Jakarta Pusat, Kamis, 14 September 2017.

Pihak kepolisian menyatakan Saracen diduga adalah kelompok sindikat dalam bisnis hoax dan ujaran kebencian. Dalam susunan kelompok tersebut, ada nama Eggi Sudjana yang masuk dalam dewan penasihat. Polisi telah menetapkan Jasriadi, pimpinan kelompok tersebut, tersangka.

Eggi mengatakan, hampir semua Presiden dilawannya, kecuali BJ Habibie karena dianggap konsen pada Islam. Sebagai orang yang suka berterus-terang, dia tidak suka sembunyi-sembunyi. "Enggak pakai nyumput-nyumput, kata orang Sunda. Enggak," kata Eggi.

Tudingan bahwa dirinya terkait Saracen, kata Eggi, adalah fitnah. Anehnya, dirinya merasa terus dikejar-kejar, bahkan hendak diperiksa kepolisian. Di sisi lain, sebagai korban fitnah, Eggi telah melaporkan dugaan ujaran kebencian yang dialamatkan padanya ke Bareskrim Mabes Polri.
Namun hingga kini, kata Eggi, laporan itu diabaikan.

Eggi menyatakan keheranannya pada perlakuan diskriminatif aparat kepolisian. Terhadap orang yang dianggap bersebrangan dengan pemerintah, proses hukum dilakukan dengan sangat cepat. Misalnya pada Alfian Tanjung. "Alfian, baru keluar penjara langsung ditahan lagi," kata dia.

Dia mengingatkan agar tidak ada perlakuan diskriminatif dalam penegakan hukum. Sebab, dikhawatirkan jika rasa keadilan terus ditindas, maka keadilan akan mencari jalannya sendiri.

Upaya kriminalisasi dengan mengaitkan pada saracen, kata Eggi Sudjana, terasa sejak dirinya membela Rizieq Shihab. "Jadi memang muncul seperti ada target. Karena bertepatan dengan membela Habib Rizieq, dulu-dulu enggak ada," kata dia.

https://www.kaskus.co.id/thread/59bbf4b656e6afa40d8b4568/eggi-sudjana-saya-raja-demo-enggak-perlu-pakai-saracen/


Comments
0 Comments

0 comments