Monday, 10 July 2017

Gara-gara Foto Ini, Afi dan Kaesang Dianggap Serasi Ngalahin 'Song Couple

Darirakyat.com - Kaesang pangarep dan Afi Nihaya Faradisa dalam beberapa hari terakhir menjadi perbincangan.

Bukan karena prestasi atau inspirasi yang mereka bagikan.

Melainkan komentar mereka yang dianggap telah menyalahi aturan.

Kaesang Pangarep Putra Presiden Joko Widodo ini , dilaporkan oleh Muhammad Hidayat Simanjuntak atas kasus dugaan tindak penodaan agama dan ujaran kebencian di dalam vlog YouTubenya

Sedangkan  Afi Nihaya kembali menjadi perbincangan hangat di dunia maya.

Pasalnya, ternyata tidak hanya tulisan-tulisan saja yang diduga plagiat.

Namun juga kalimat yang ia ucapkan dalam bentuk video.

Beredar video Afi Nihaya yang yang seolah mengutarakan isi hatinya karena menjadi korban bullying



Akibat kehebohan tersebut, keduanya disebut pasangan serasi.

Hal tersebut juga dipicu dengan beredarnya foto Kaesang dan Afi selfie berdua.

Dalam foto yang dibagikan akun Facebook @Tante_Rempong itu.

Afi dan Kaesang tersenyum menatap kamera.

Namun, video tersebut hanyalah editan.

Banyak netizen yang memberikan komentar beragam.

Termasuk menyebut keduanyanya pasangan serasi.

preloved_byfineCucok booo....sm2 muka org sk nyinyir ya modelny

dahliahumayrahCocok banget. Smoga langgeng di akhirat

intanrukmana_194Ngalahin song" couple inimah @dhprw_

Sementara beberapa netizen juga menegaskan bahwa itu adalah foto editan.

mykasihini mah aslinya kaesang foto sama cewenya kan

dave_marhallEditan juga nih???? Pantesan ky pernh lihat foto kaesang yg kek gini tapi kayaknya bukan sama tuh cewek.

Beberapa diantaranya juga memberikan dukungan untuk keduanya agar tidak usah peduli dengan berbai komentar negatif.

resha_putrii kasian kaesang mbk orang baik kok d musuh in , banyak d sana anak pejabat Yg ngabisin duit Pemerintah an demi kepentingan pribadi , nah ini kaesang ngomong soal kebenaran kok malah d msuhin.

Heboh! Tak Hanya Tulisan, Video Curhatan Afi Nihaya Diduga Plagiat Amanda Todd

 Sosok Afi Nihaya Faradisa kembali menjadi perbincangan hangat di dunia maya.

Pasalnya, ternyata tidak hanya tulisan-tulisan saja yang diduga plagiat.

Namun juga kalimat yang ia ucapkan dalam bentuk video.

Beredar video Afi Nihaya yang yang seolah mengutarakan isi hatinya karena menjadi korban bullying.

"How you can bash someone, i have one question for you people, one question.

How can you bash someone so much and so hard and so constantly, that someone wants to fvckin die, how can you do that ?," ucapnya dalam video.

Bahwasanya, bullyan yang diterima Afi juga sebagai akibat sikapnya yang diduga plagiat tulisan-tulisan orang lain tanpa mencantumkan sumber.

Semakin membuat publik geram, Afi sempat tidak mengakuinya.

Hingga pada akhirnya ia sendiri meminta maaf dan mengakui hal tersebut.

Sejak kasus plagiatnya yang ternyata tak hanya satu, publik seolah dibuat geram dan tak henti-hentinya mencari bukti-bukti lain.

Hingga bukti lain pun terkuak.

Kini muncul kabar baru bahwa ucapan dalam video Afi Nihayaa tentang bully juga merupakan plagiat.

Kalimat yang sama diucapkan oleh seorang wanita bule bernama Amanda Todd.

Video milik Amanda Todd sendiri dibuat pada Oktober 2012.

"I have one question for you people, one question.

How can you bash somebody so much and so hard and so constantly, that somebody wants to fvckin die, how can you do that ?," ucapnya dalam video.

Bukannya mereda, bullyan malah semakin banyak berdatangan.

"bocah plagiat.. tukang bohong, pantesan yg menanyjungnya juga si jokowi raja bohong," tulis Alan Gen.

"Pengen komplain ke kedua orangtua ni anak, (anak mu tulung obatno pakkkkkkkkkkkk stress e wes jebol )
rupane ki toh.... sampe nyungir" ngono," tulis Fransiska FMH.

"curhat jg mlagiat viedeo org lg pie seh arek iki pengen tenar pake cara laen donk ojo jiplak lek ga pengen di bully isin isini," tulis Titik Apriyanti.

"coba deh itu ikutan pendidikan lagi. biar ga tengok bawah terus. kasian .. takut ga jadi nangis gara2 baca pelan2. jadi ilang kan sedihnya," tulis Aci Yuliani. (kaskus.co.id)


Comments
0 Comments

0 comments