Saturday, 27 May 2017

FPI Menyerang Ahokers di Kampung melayu Dengan Teriakan Begal, Lihat Videonya!

Darirakyat.com -- Kronologi keributan Ahokers dan FPI di kp. Melayu kecil ..kec. Tebet ...Jakarta Selatan

Bermula dari status FB saudara Leonard Edward yg mengkritik habib riezik

Pada Sabtu malam , 27 Mei 2017 , sekitar jam 21.00 para Ahokers berkumpul di depan Alfamart ,jln. Kh. Abdullah Syafei . Kp.melayu kecil , ada sekitar 20 an orang Ahokers untuk memberi suport kepada temen kami Leo yg diketahui akan mengadakan mediasi dgn FPI setempat . 

Pada pukul 21.05 , beberapa polisi ( ka ops . Polsek Tebet ) menghampiri temen kami Leo dan mengajak kami untuk mediasi di Polsek Tebet saja. 
( Team dari FPI , tidak kami lihat )

Sekitar 10 menit perjalanan , pada sekitar pukul 21.15 ..kami sampai di Polsek Tebet .....tetapi setelah 10 menit menunggu di Polsek....kami diminta untuk kembali oleh Polisi ke rumah saudara Leo saja...dan semua teman2 kembali ke daerah rumah Leo. 
Mengingat di dekat rumah saudara Leo susah parkir kendaraan , kami parkir di depan Alfamart saja. 

Tak lama kami sampai kembali di daerah kp. Melayu kecil , sekitar 15 an menit ...banyak massa dateng dari arah dalam kampung menuju tempat kami parkir dan berkumpul sambil teriak "itu Ahokers itu Ahokers ..." 
Karena banyaknya massa yg datang , masing2 kami menghindar karena secara jumlah kami kalah jauh , dan niat kami juga bukan untuk ribut ke daerah itu. 

Masing2 menyelamatkan dirinya  sendiri2 ...sampai kami dapat berita kalau ada Ahokers yg bernama Carlos yg terkena pukulan oleh massa.

Dari berita Simpang siur yg beredar bahwa Ahokers datang menyerang warga itu tidak benar sama sekali. Kami hanya ingin membantu dan mensuport teman kami Leo untuk mediasi soal status FB nya tersebut sgn temen2 dari FPI 

Dan Ahokers yg hadir justru sebagian nya adalah wanita., Dan saya saja yg diminta menemani Leo untuk bicara di mediasi tsb masih belum ketemu sama sekali dgn teman2 dari FPI tsb. Sampai keributan terjadi. 

Terima kasih



Comments
0 Comments

0 comments