Monday, 22 May 2017

Dengan Isak Tangis Veronica Tan Membacakan Isi Surat Ahok


Jakarta, Darirakyat.com -- Veronica Tan, istri Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menangis terisak saat membacakan surat Ahok yang menjelaskan alasan mencabut permohonan banding atas vonis dua tahun untuk Ahok pada 9 Mei lalu.

“Kami sebagai keluarga memutuskan untuk tidak banding bapak minta saya membacakan surat ini,” kata Veronica, saat konferensi pers, Selasa (23/5). 

Saat membacakan surat itu, tidak seperti biasanya, Vero menangis di depan publik beberapa kali. Biasanya, perempuan yang menikah dengan Ahok pada 1997 menunjukkan sikap tenang dan tak emosional.


Berikut di antaranya isi surat Ahok yang dibacakan Veronica: 

“Kepada para relawan dan pendukung Ahok yang saya cintai semua, mereka yang menjalani proses demokrasi dimana pun,
“Saya banyak berpikir tentang kejadian yang saya alami. Saya berterima kasih kepada saudara yang mendukung dalam bentuk kiriman bunga, kartu ucapan."

“Saya tahu tidak mudah bagi saudara menerima ini apalagi saya," kata dia. “Tetapi saya belajar terima semua ini jika untuk kebaikan negara."

Dia menuturkan Ahok juga mengkhawatirkan banyak orang terganggu jika relawan unjuk rasa. Walaupun demikian, Veronica menuturkan, Ahok mengucapkan terima kasih untuk unjuk rasa yang memenuhi aturan dan menyalakan lilin perjuangan.

Baca Juga : WAOW,,, JOKOWI,SAID AQIL DAN DIN MASUK DAFTAR MUSLIM BERPENGARUH DI DUNIA

"Tuhan tetap berdaulat dan memegang kendali setiap bangsa," katanya.
Tim penasihat hukum Basuki Tjahaja Purnama alias mengatakan dua alasan memori banding yang sedianya diajukan oleh gubernur non-aktif itu. Dia menyebutkan putusan hakim tidak adil.

Sebelumnya, salah satu penasihat hukum Rolas Sitinjak mengatakan alasan pertama adalah saksi pihak kliennya dikesampingkan oleh majelis hakim. Selain itu, ahli yang dihadirkan oleh Ahok pun dikesampingkan oleh majelis.

“Artinya yang diambil putusan dari situ tidak fair,” kata Rolas dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (23/5). (CNN Indonesia)


Comments
0 Comments

0 comments