Sunday, 27 November 2016

Ternyata Begini Pembelaan FPI Untuk Aksi 2 Desember Nanti, Walau Dilarang..!!!


Darirakyat.com Aksi Bela Islam 3 atau Demo 2 Desember dengan bertajuk gelar sajadah dan doa bersama untuk negeri lewat aksi super damai dinilai akan berujung makar. Namun GNPF MUI menegaskan tidak ada gerakan makar dalam aksi tersebut kecuali disusupi oleh penyusup.

Maka ketika aksi 2 Desember dilarang oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian karena dianggap akan membahayakan dan mengganggu ketertiban umum, GNPF MUI meyakinkan bahwa apa yang mereka lakukan sudah berjalan di dalam aturan konstitusional.

Begini pembelaan dari FPI sebagai salah satu elemen Ormas Islam yang ikut mendorong lahirnya Aksi Bela Islam III dalam fanpage FB FPI yang dikutip Pojoksatu.id, Minggu (27/11/2016).

*SEMANGAT UNTUK BERBUAT MA’RUF PADA TGL 2/12*
*KAMI HANYA INGIN SHALAT, BERDOA, BERDZIKIR DEMI KESELAMATAN BANGSA INDONESIA.*
*MENGAPA MENJADI HEBOH BEGINI, MENGAPA PANIK?*
*JALAN PROTOKOL ITU JUGA PERNAH DITUTUP UNTUK ACARA HIBURAN DAN JALAN KAKI, MENGAPA TIDAK HEBOH?*
*UMAT ISLAM KAN RAKYAT INDONESIA JUGA!*
*BAHKAN PERNAH DIJALAN PROTOKOL ITU DIPAKAI UNTUK RAMAI2 MENINGGALKAN SHALAT, KARENA TERLALU ASIK BERPESTA.*
*NAH ANGGAP SAJA TANGGAL 2/12 ADALAH KAFFAROH AGAR ALLAH TIDAK TURUNKAN MURKA-NYA, DENGAN CARA KITA BERISTIGHFAR BERSAMA.*
*TIDAK ADA MAKAR, INI SUPER DAMAI INSYA-ALLAH.*
*KECURIGAAN ITU HANYA ADA PADA ORANG YANG HATINYA KOTOR*
*SIAPA BURUK SANGKANYA BURUK PULA PRILAKUNYA*
*BUKTIKAN BAHWA KITA UMAT NABI RAHMATAN LIL ‘ALAIM*


Oleh karenanya massa aksi Bela Islam III di sejumlah daerah yang berniat mendatangi ibukota untuk melaksanakan aksi 2 Desember akan berupaya dengan berbagai cara untuk bisa sampai ke Jakarta.

Dalam berbagai meme dan postingan yang diunggah FPI tampak tertulis, Jika Sewa Bus Dilarang maka Kami akan Ke Jakarta dengan Konvoi Motor.

Atau dalam postingan lain, sebuah foto dari salah satu stasiun televisi swasta memberikan ilustrasi massa aksi yang siap menggunakan mobil truk ke Jakarta.


Sumber : pojoksatu.com 

Comments
0 Comments

0 comments